5 Tips Untuk Mengubah Perusahaan Web Hosting

5-best-web-hosting-companies1

Seiring dengan perluasan situs web dan keuntungan yang terus meningkat, Anda mungkin sudah saatnya menjelajahi penggunaan server web hosting yang baru. Jika Anda menjalankan bisnis dengan kehadiran online yang ramai, kemungkinan Anda akan mencapai titik dimana telah melampaui server. Bila dihadapkan pada kecepatan yang melambat, kemampuan terbatas, dan kenaikan biaya, maka mengubah server kemungkinan akan menjadi taruhan terbaik. Mengubah server dapat mempercepat situs web Anda dan meningkatkan pelanggan, hanya jika Anda memilih hosting yang tepat. Beberapa kiat berikut akan membantu Anda memilih hosting terbaik dan meminimalkan biaya transisi.

Tentukan Tentang Dedikasi

Layanan yang lambat adalah salah satu alasan paling umum untuk mengganti server, dan ini sering terjadi karena situs telah berkembang cukup besar dan membutuhkan dedicated server. Shared server akan bagus untuk situs yang kecil, namun seiring pertumbuhan traffic web Anda, hanya server khusus yang dapat menawarkan akses cepat untuk semua pengunjung. Jika demikian, pilih saja web hosting baru yang dapat menawarkan dedicated server kepada Anda. Menggunakan shared server, tidak peduli seberapa efisiennya, tidak akan menyelesaikan masalah. Untuk menentukan apakah Anda memerlukan server baru, perhatikan tanda-tanda berikut ini.

  • Halaman terlalu lama untuk dimuat
  • Beberapa halaman tidak dilayani sama sekali
  • Server kelebihan beban dengan permintaan database, sering membuat pesan kesalahan
  • Anda perlu memperbarui software lebih sering daripada yang disarankan oleh hosting Anda

Pertimbangkan Cutomer Service

Betapapun hebat hosting yang ditawarkan, Anda tidak akan pernah tahu seberapa baik hal itu akan memenuhi kebutuhan sampai Anda sendiri menggunakan server untuk sementara waktu. Jika Anda akhirnya mengalami masalah dengan hosting baru yang tidak terduga, maka customer service yang andal adalah hal penting. Jadi pilihlah hosting dengan departemen customer service yang dapat Anda jangkau dengan mudah.

Pastikan hosting yang dipilih memiliki nomor customer service bebas pulsa dan panggil nomornya untuk melihat berapa lama waktu tunggunya. Jika customer service memberikan waktu tunggu yang lama, itu pertanda bahwa mereka tidak memprioritaskan layanannya atau sangat dibanjiri dengan permintaan layanan sehngga tidak dapat menjawab dengan cepat. Bagaimanapun caranya, jangan memilih hosting yang seperti itu. Lihat juga apakah situs web perusahaan menawarkan opsi Chat Langsung sebagai layanan bantuan.

Pilih Paket Yang tepat

Pilih hosting berdasarkan program apa yang ingin Anda gunakan untuk situs web. Jika Anda perlu menggunakan WordPress, PHP, atau MySQL, pilih web hosting baru yang menggunakan paket Linux. Di sisi lain, jika Anda berencana menggunakan .NET framework atau Microsoft SQL, pilih web hosting yang menggunakan Microsoft. Sesuaikan hal tersebut dengan kebutuhan situs web sehingga tidak salah pilih.

Berhati-Hati Dalam Membatalkan Layanan Sebelumnya

Setelah Anda memilih hosting baru, pergilah dari hosting lama dengan hati-hati untuk meminimalkan downtime dan kehilangan data. Membatalkan hosting lama terlalu dini bisa menghancurkan situs Anda. Anda perlu mencadangkan semua data yang ada agar tidak kehilangan. Untuk menghindarinya, jangan batalkan layanan hosting yang lama sampai Anda selesai memindahkan semua file ke server baru.

Mencari Link

Jika Anda tidak memiliki nama domain sendiri dan beralih ke server web hosting baru, maka ini akan mengubah alamat situs web Anda. Ini bisa mempengaruhi banyak traffic, terutama jika Anda mengandalkan situs lain yang terhubung ke halaman. Anda dapat menggunakan penghitung statistik untuk melihat jumlah pengunjung situs yang mencapainya melalui link dari situs lain. Pilihan lainnya adalah ke Google ‘link’ diikuti dengan URL situs asli Anda dan lihat situs mana yang paling populer menggunakan link tersebut. Setelah Anda menemukan situs tersebut, kirimkan email ke web master mereka dan mintalah mereka untuk mengubah linknya.