7 Tips Jitu Meningkatkan Hasil Strategi Email Marketing

2015-05-06-1430929196-1024142-EmailMarketingtips

Pernahkah kamu membayangkan ada tongkat ajaib yang bisa memanggil semua konsumenmu dalam sekali mantra? Hal seperti memang tidak ada, tapi ada tool yang bisa membuat pekerjaanmu seperti sihir. Biasa disebut email marketing, salah satu tools marketing yang paling murah dan efektif tersedia untukmu. Jika kamu saat ini belum menggunakannya, sebaiknya kamu segera memulainya. Namun jika kamu sudah menggunakan email marketing dan belum mendapatkan hasil seperti yang diinginkan, tilik kembali strategi emailmu dan gunakan tips berikut ini untuk meningkatkan hasilnya.

1. Pahami target market dan bagaimana cara menjangkau mereka

Email marketing yang sukses dimulai dengan pemahaman tentang siapa yang akan kamu tuju, dan apa yang membuat mereka ingin membeli produk/jasa yang kamu tawarkan. Untuk beberapa perusahaan bisnis, hal itu berarti kampanye email marketingmu sebaiknya meliputi konten informasi yang mengedukasi, menginformasi atau menghibur pembacamu untuk membangun brand familiarity dan kepercayaan. Bagi bisnis baru, kamu sebaiknya mengirimkan notifikasi tentang produk barumu dan penawaran spesial seperti diskon, dll yang sedang ditawarkan. Sebelum kamu memulai kampanye email, luangkan waktu untuk merancang strategi dan menyampaikan pesan yang sesuai dengan konsumen dan calon konsumenmu.

2. Kirimkan hanya pada audiens yang reseptif

Audiens yang reseptif adalah mereka yang masuk dalam daftar berbasis persetujuan/ijin. Orang-orang yang kamu tambahkan dalam daftar email marketing tanpa ada perijinan sebelumnya akan cenderung mengacuhkan emailmu, atau bahkan menandainya sebagai email spam. Bangun database yang bertanggung jawab dengan mengundang prospek konsumen untuk sign-up sebagai subscribermu setiap kali ada peluang. Berikut ini adalah beberapa sarannya:

  • Letakkan form signup pada setiap halaman di websitemu
  • Letakkan sebuah tanda dalam halaman check-out di toko online berupa kode QR untuk sign-up ke newslettermu dan/atau teks instruksi untuk subscribe.
  • Sertakan link sign-up dalam halaman sosial mediamu seperti Facebook Fan Page dan Google+, YouTube, dsb.
  • Tambahkan link sign-up dalam semua materi promosi yang diprint.
  • Mempertimbangkan untuk membuat dan menyertakan QR code agar pengguna smartphone bisa dengan cepat menambahkan email mereka ke dalam listmu.

3 . Biarkan subscriber tahu konten seperti apa yang akan mereka dapatkan nanti ketika sign-up

Target audiensmu akan cenderung mau memberikan alamat email mereka jika mereka tahu apa yang akan kamu lakukan dengan data tersebut. Apakah kamu akan menggunakan email mereka untuk menginformasikan produk baru atau pemberitahuan diskon dan penawaran sepasial kepada subscribermu? Atau mereka akan mendapatkan email reguler yang mengedukasi atau menghibur? Apakah kamu akan mengirimkan email itu setiap bulan? Atau setiap hari? Jika mereka mengira kamu akan mengirimkan update produk namun ternyata kamu hanya memenuhinya dengan iklan maka kemungkinannya mereka akan segera unsubscribe email mereka.

4. Tuliskan subyek email dengan menarik

Pesan email marketing dari brandmu hanyalah salah satu dari ribuan email yang masuk dalam inbox subscribermu setiap minggunya. Untuk meningkatkan peluang emailmu dibuka dan dibaca, kamu perlu membuat kata-kata subyek email yang menarik, dan biasanya berhubungan dengan minat/kesukaan mereka.

Rebut perhatian mereka agar membuka emailmu dengan headline yang singkat, dan berorientasi pada sebuah aksi tertentu yang menjanjikan sebuah manfaat atau solusi dari sebuah masalah.

5 – Sertakan tombol aksi (CTA)

Sama seperti surat langsung atau iklan print/poster, emailmu juga perlu sebuah ajakan aksi tertentu untuk dilakukan. Jika subscribermu menginginkan sebuah promosi atau diskon, ajakan aksi sebaiknya fokus pada membuat mereka melakukan pembelian hari ini. Jika kampanye emailmu bertujuan untuk membangun ‘nama brand’ dan kepercayaan, CTAnya sebaiknya diikuti dengan informasi bermanfaat dan membuat pembacanya merasa ‘harus’ mengunjungi websitemu sekarang juga untuk mendapatkan tips-tips dan solusi.

6. Buat email yang bisa dibaca oleh semua perangkat

Sudah banyak penelitian yang menunjukkan bahwa pengguna internet saat ini lebih sering online melalui ponsel mereka, tidak lagi perangkat seperti desktop atau laptop.

Perangkat yang digunakan user untuk terhubung dengan internet (dan membaca email) memiliki dampak besar pada apa yang mereka lihat dan baca. Jika mereka membuka emailmu di smartphone mereka dan harus scrolling dari ujung hingga ujung hanya untuk membaca semua kalimatnya, atau hanya melihat tanda X di atas email karena foto yang tidak dimuat, besar kemungkinan kamu akan kehilangan mereka. Solusinya: tuliskan teks di bagian paling atas email, dan gunakan templat email yang mobile-friendly. Banyak layanan email yang menawarkan template yang mobile-friedly untuk digunakan.

7. Segmentasi subscriber

Kecuali kamu hanya memiliki daftar email yang sedikit atau sangat segmented, jangan pernah mengirimkan email yang sama kepada semua orang dalam milismu. Bisnis kecil yang memiliki 1 atau 2 karyawan tentu memiliki kebutuhan akuntansi dan minat yang berbeda dibandingkan bisnis kecil dengan 20 karyawan. Kamu akan mendapat open rates dan respon yang lebih baik dari usaha email marketingmu jika mengirimkan materi yang sesuai pada setiap kelompok subscribermu.

Email marketing akan sangat membantu pertumbuhan bisnismu jika dilaksanakan dengan benar dan berpedoman pada tujuh hal di atas. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *