7 Tren Desain Web 2015 yang Harus Kamu Tahu!

web desain 2015

“Desain web yang bagus tapi tanpa fungsi yang baik bagaikan mobil sport tanpa mesin”

Ungkapan itulah yang kira-kira tepat untuk menggambarkan bahwa untuk membangun website yang baik tidak hanya cukup bermodal desain yang bagus, tetapi harus mempertimbangkan faktor yang lain. Kita harus berani bersaing dengan dunia. Tapi pertanyaannya adalah bagaimana kita melakukannya?

Pada artikel ini, kita akan mencoba melihat bagaimana tren desain web di tahun 2015, yang mungkin bisa memberikan referensi bagi kita untuk mengembangkan desain website yang lebih baik lagi.

1. Desain Web Responsive

Dalam beberapa tahun belakangan, banyak perusahaan mulai berbenah dengan menerapkan desain responsive pada website masing-masing. Hal ini karena dipicu dengan semakin berkembang dan tingginya jumlah pengguna perangkat mobile seperti smartphone dan tablet. Sehingga tuntutan agar website bisa diakses dan ditampilkan dengan baik di perangkat mobile adalah sebuah keharusan. Desain web responsive otomatis akan mengubah tampilan website menyesuaikan dengan bentuk dan ukuran layar perangkat mobile. Oleh karena itu, tahun 2015 desain web responsive bukan lagi sebuah keharusan tapi telah menjadi sebuah kebutuhan bagi semua website.

2. Desain Flat

Desain Flat bisa dibilang adalah pasangan dari responsive, karena kebanyakan website responsive menggunakan desain flat. Desain flat adalah sebuah konsep desain yang menghilangkan efek-efek seperti shadow, bevelling, texture, dan lainnya, untuk menghasilkan desain yang terlihat “datar”. Desain flat akan membuat webiste tampak lebih rapi dan elegan.

3. Tipografi

Desain web responsive dan desain flat tentunya harus didukung dengan tipografi yang baik. Ciri sebuah website yang baik adalah jelas, dan tidak terlihat rumit, hal ini juga berlaku pada penggunaan tipografi pada website. Kuncinya ada pada pemilihan font yang akan digunakan agar terlihat jelas pada saat website di buka pada layar ponsel yang relatif kecil atau pada pada monitor besar sekalipun.

4. Parallax scrolling

Parallax scrolling sebenarnya sudah mulai populer sejak tahun 2013-an, tapi sampai sekarang masih terus banyak digunakan oleh para web designer. Parallax scrolling adalah teknik scroll dimana background dan foreground gambar maupun teks bergerak seperti animasi sesuai dengan scroll yang dilakukan oleh pengguna. Hal ini memberikan kesan website menjadi lebih atraktif.

5. Full screen background (gambar penuh)

Penggunaan gambar penuh atau full screen kini juga semakin populer dengan menggunakan full screen background, hal itu akan semakin menonjolkan keindahan sebuah website. Tapi tentunya juga harus disesuaikan dengan tema website itu sendiri. Selain itu, penggunaan full screen background dengan cara blur dan lapisan filter warna akan memungkinkan untuk membuat teks diatasnya tanpa mengorbankan usability.

6. Ilustrasi

Akhir-akhir ini, ilustrasi terkadang bisa menjadi pembeda dan sesuatu yang benar-benar unik pada sebuah website. Kita bisa membuat ilustrasi apapun untuk menggambarkan sebuah kondisi tertentu. Ilustrasi akan lebih bagus jika digunakan untuk mewakili/menggambarkan sebuah produk pada website.

7. Storytelling (alur cerita)

Terakhir adalah storytelling atau alur cerita. Banyak website kini menggunakan cara ini untuk membuat website menjadi lebih interaktif dan menarik. Perpaduan storytelling dan animasi yang menarik akan menghasilkan sebuah pengalaman yang luar biasa bagi pengguna.

Itulah 7 tren desain website 2015 yang harus kamu ketahui dan pahami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *