8 Kunci Terhubung dengan Remaja di Media Sosial

social-media1-660x370

Remaja mewakili sekitar 44 Milyar dolar daya beli di Amerika Serikat dan menghabiskan sekitar 9 jam sehari di media sosial.

Miliki kesempatan untuk memanfaatkan tren ini dengan memberikan nilai kepada demografi tetapi seringkali pemasaran media yang dilakukan salah.

Berikut delapan 8 kunci terhubung dengan remaja di media sosial dan dapat membantu Anda membuat keputusan memasarkan yang cerdas untuk menjangkau audiens.

  1. Ketahui cara mencarinya.

Semua platform sosial tidak diciptakan sama. Pendapat sebagian besar remaja telah meninggalkan Facebook dan berpindah mungkin tidak sepenuhnya benar. Menurut penelitian, remaja lebih menggunakan Facebook daripada aplikasi media sosial lain di luar sana, tetapi peringkat aplikasinya lebih rendah dari Snapchat dan Instagram (yang mementingkan setiap platform)

Statistik memiliki implikasi ketika Anda harus mengarahkan pemasaran. Facebook adalah tempat yang besar jika Anda sedang mencari strategi pemasaran secara luas. Jika mementingkan tapi kedalaman maka harusterhubung dengan demografis ini, aplikasi Snapchat dan Instagram tempat berfokus untuk mencapainya.

  1. Personalisasi dan konten yang pendek.

Personalisasi konten adalah kunci untuk menghubungkan sebagian besar audiens di media sosial, tetapi terhubung dengan remaja lebih penting untuk keberhasilan Anda.

Remaja lebih mudah menerima postingan teks yang pendek dengan blok terpisah dari paragraf atau dalam berbentuk daftar. Perhatian mereka rata-rata 8 detik untuk orang dewasa dan bahkan lebih pendek untuk remaja.  Jadi, pastikan konten Anda ukurannya cukup menarik untuk membuat mereka melihat dan terlibat di dalamnya.

  1. Sadari platform dan fitur baru

Mayoritas media sosial dipenuhi merk yang  bersaing untuk mendapatkan perhatian audiens dalam satu atau cara lain dan membuat Anda kesulitan memenangkan persaingan itu. Salah satu cara untuk meningkatkan peluang konten Anda adalah bertahan pada pencarian  fitur dan platform baru. Carilah salah satu responden untuk memberikan nilai melalui saluran-saluran.

Music.ly, Periscope, Instagram Stories and Snapchat Spectacles adalah contoh dari saluran yang relatif baru ke media sosial dan menawarkan kesempatan merek untuk terhubung dengan remaja yang menggunakannya sebelum kompetisi benar-benar dipenuhi pemasaran.

  1. Membuat konten yang tingkatannya tinggi untuk dibagikan.

Remaja dan orang dewasa menggunakan media sosial dan internet pada umumnya dengan cara sangat berbeda. Remaja menggunakan media sosial untuk berkomunikasi dengan sesamanya dan cenderung menghabiskan waktu pada homepage dari merk yang berbagi konten pemasaran daripada orang dewasa.

Bagi remaja, media sosial adalah cara untuk mengekspresikan diri dan berbagi pesan menarik dengan teman-teman sehingga menghasilkan konten yang bertujuan untuk apapun/ sharable. Dengan penilaian jika tidak demikian maka tidak akan mendapatkan hasil terbaik.

 

30 detik video anda, 3 orang, cara membuat video yang bisa dibagikan kurang dari 20 detik, hal yang sama tentang cara membuat top view. Buat konten Anda mudah dibagikan lebih penting dibandingkan hanya sebuah pesan.

  1. Kesabaran dan fleksibilitas.

Remaja memiliki rasa khawatir  terhadap iklan terutama pada media sosia,  di mana mereka sering melihatnya tanpa menolak. Dengan pemikiran ini, kita perlu menciptakan kampanye media sosial yang konsisten menyediakan konten berharga tanpa harapan penjualan.

Hal ini menjadi kontra-intuitif bagi sebagian besar pemasar, tetapi dengan membuat Endgame ketat konten Anda dengan memposisikan merk dapat berguna untuk hubungan jangka panjang dengan audiens nantinya.

Remaja memiliki prefensi yang berubah dengan cepat. Gabungkanlah fleksibilitas dalam strategi sosial Anda untuk menghadapi kenyataan. Pastikan Anda dapat mengubah pengiriman ketika Anda melihat penurunan respon tren.

  1. Jangan menjual.

Media sosial bukanlah platform untuk penjualan langsung bagi remaja. Pesan Anda hanya dipandang mengganggu audiens ketika berpromosi atau terang-terangan mendorong merk Anda pada mereka. Terhubung dengan audiens berguna untuk membangun hubungan yang nantinya akan menguntungkan bagi perusahaan Anda.

Cara menjual sebagian besar tidak berhasil dan kegagalan besar dilakukan setelah persepsi mereka bahwa Anda akan mengembangkan dan melanjutkan setelah menyembunyikan konten Anda di Facebook.

  1. Jadilah otentik.

Ada alasan mengapa reality show TV begitu populer dengan cerita remaja. Jika Anda ingin mendapatkan kepercayaan dan perhatian dari penonton remaja Anda, pendekatan yang baik adalah mendokumentasikan cerita merk menggunakan media sosial.

Remaja akan mengetahui ketidakbenaran konten Anda melalui tujuan terhubung dan memberikan penilaian dari mereka. Merk Anda akan dilihat untuk dipercaya atau tidak dengan sesuatu yang Anda pahami atau tidak.

Dengan bercerita, Anda memberikan nilai hiburan yang  lucu, menarik atau konten berguna yang membangun hubungan berdasarkan keaslian bukan tujuan pemasaran.

  1. Terlibat dengan mereka.

Hal ini merupakan kunci yang harus diterapkan untuk semua demografi  tetapi sangat penting untuk terhubung dengan remaja di media sosial. Komentar, tweet, mention, dan sebaliknya terlibat dengan konten mereka untuk membangun kepribadian merk dan menunjukkan Anda berada di permainan jaringan media sosial.

Dengan terlibat Anda menunjukkan rasa peduli dan membuat mereka merasa istimewa dengan berbagi/ mengomentari konten yang diposting ke sosial.

Selalu menjawab pertanyaan dan membalas mereka ketika mereka menjangkau Anda atau mengomentari konten Anda. Maka, Anda berada di jalan untuk membangun koneksi yang besar dan membangun merk Anda sebagai kepribadian dan berkomitmen untuk mereka.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *