Begini Meningkatkan Traffic dari Pinterest dengan 0 Follower

Ripen-eCommerce-Pinterest-Nordstom-in-store-example

Berdasarkan halaman Social Media Statistic, visitor menshare produk dari toko eCommerce mayoritas ke Facebook dan Pinterest, lebih dari situs jejaring sosial lainnya. Hal itu mempengaruhi para pemilik bisnis atau bagian digital marketing ingin mempelajari bagaimana membuat traffic ke eCommerce mereka melalui Pinterest. Mungkin kamu saat ini sudah membaca puluhan artikel yang berbeda tentang cara meningkatkan visitor atau penjualan melalui Pinterest. Namun, tak salah satu di antaranya yang bisa membantumu. Bahkan beberapa tak jarang menyarankan melakukan kontes atau pembuatan infografik yang menarik, di mana hal itu justru memakan biaya yang cukup besar.

Untuk itu pada kesempatan kali ini berikut ini kami akan membagikan beberapa panduan yang bisa menaikkan traffic dari Pinterest dengan metode yang bisa dilakukan berulang tanpa biaya dan followers satupun. Metode ini tidak hanya bisa digunakan untuk bisnis eCommerce tapi juga blogger, artis, atau siapapun yang memiliki konten visual yang bagus untuk melakukan metode ini.

  1. Pastikan gambar berkualitas tinggi

Ini menjadi syarat utama tentunya. Gambar atau foto produk brandmu dengan kualitas tinggi sangat sangat penting baik bagi penjualan maupun value shareablenya dalam Pinterest. Pinterest adalah semua hal yang berhubungan dengan visual. Jika gambarnya tidak terlihat bagus dan menarik maka pinners tidak akan klik pin di sana, repin gambar itu, dan jangan harap mereka akan mengunjungi situsmu.

  1. Lakukan optimasi pada deskripsi halaman/situs/produk

Jika websitemu saja belum siap, maka cara ini tak akan berhasil.

Pastikan bahwa judul halaman dan deskripsi produk sudah diletakkan dengan benar. Kemudian pastikan bahwa tombol Pinterest mudah ditemukan. Coba untuk pinning beberapa produk untuk memastikan.

Utilisasi sistem baru “Rich Pins” yang ditawarkan Pinterest menjadi salah satu fitur yang patut untuk dicoba. Fitur ini akan mengambil pins yang dilakukan melalui situsmu dan menunjukkan dengan informasi yang lebih detail seperti kuantitas dalam stok gudang beserta harganya.

  1. Mengaktifkan Akun Pinterest/Twitter

Jika kamu belum memilikinya, segera aktifkan sekarang, karena prosesnya sangat mudah. Sebaiknya buat akun khusus untuk bisnismu, tapi jika sebelumnya kamu sudah memiliki akun personal kamu tetap bisa melakukannya dengan mengunjungi http://business.pinterest.com

  1. Temukan boards yang kontennya relevan

Ini mungkin menjadi bagian yang cukup butuh pengamatan sebelumnya. Dalam contoh ini misalnya kita akan menggunakan contoh “eCommerce infographics”. Buatlah lembar kerja di Excel atau Google Docs dengan tiga kolom untuk memantau semuanya.

  • Link to board
  • Board title
  • # of followers.

Mulai dari yang paling jelas, lakukan pengamatan di Pinterest untuk boards/pin yang cocok dengan topik yang dicari. Kemudian lakukan pencarian menyeluruh melalui Google untuk menemukan lebih banyak lagi boards/user. Coba lakukan pencarian dengan mengetikkan: site:pinterest.com “eCommerce infographics” (sesuaikan kalimat eCommerce infographics dengan topik yang sedang kamu cari).

  1. Temukan Influencer anti FAKE

Memiliki jumlah followers yang banyak bukan berarti seseorang bisa disebut sebagai seorang yang memiliki pengaruh/influencer. Yang sebaiknya kamu ketahui, 70% dari sebagian followers biasanya merupakan user yang tidak aktif, akun spam, atau mungkin tidak tertarik dengan kontenmu. Sekarang, tambahkan kolom baru ini ke lembar kerja yang sudah kamu buat sebelumnya: Link to User Profile.

Boards yang kamu inginkan adalah board yang memiliki jumlah konten bagus yang telah di repinned/di like beberapa kali. Jika kamu melihat ini, maka user yang mengontrol boards tersebut bisa dibilang seorang influencer dalam area targetmu. Kunjungi halaman user tersebut dan tambahkan mereka ke dalam daftar. Gali lebih dalam tentang halaman mereka dan tambahkan user yang melakukan posting secara rutin dan mendapat re-pin berkali-kali ke dalam daftarmu.

  1. Meminta dengan halus

Sesimpel itu memang caranya. Kamu tidak perlu menawarkan mereka produk senilai ratusan ribu rupiah atau melakukan promosi besar-besaran agar mereka pinning kontenmu. Persyaratannya hanya berupa konten yang berkualitas. Buka halaman user yang telah kamu tuliskan dalam lembar keja sebelumnya dan cari cara untuk menghubungi mereka. Biasanya user Pinterest mencantumkan link ke akun Twitter atau website mereka. Ada juga beberapa yang mencantumkan alamat email atau link LinkedIn dalam deskripsi.

Setelah kamu berhasil menghubungi mereka, kirimkan pesan singkat untuk mereka berkenan untuk klik pin pada konten/produk yang baru saja kamu tandai dari board. Semudah itu..just ask.

  1. Monitor hasilnya

Kamu bisa mengecek dari orang-orang yang bersedia klik pin hanya dengan membuka halaman most recent pins mereka dan melihat bagaimana kontenmu dipin/repin.

Atau kamu bisa melihat analisisnya dengan membuka Google Analytics, atau tools analytics lainnya untuk melihat traffic terbaru dari: “pinterest.com”.

Selain itu kamu juga bisa mengeceknya dari tombong social sharing yang ada di situsmu dan lihat analisisnya, berapa banyak orang yang mengunjungi situs melalui pin Pinterest sekaligus melihat revenue yang dihasilkan oleh para pinners tersebut. Hal ini juga bermanfaat untuk melihat efektifitas dari tombol yang ada. Jika kamu berhasil mendapatkan traffic atau penjualan yang tinggi, pastikan kamu mengapresiasi influencermu dengan menunjukkan rasa terima kasih karena telah membantumu mendapatkan traffic yang berharga menuju situs. Kamu bisa memberikan diskon atau voucher berbelanja di tokomu atau apapun sesuai keinginanmu.

  1. REPEAT

Jika kamu melakukan semuanya dengan benar maka sekarang kamu akan memiliki daftar email/kontak dari para pinners berhargamu yang bisa mengontrol target audiens. Kamu hanya perlu meminta (dengan halus, tentunya) kepada mereka dan mengulangi proses ini jika mereka tidak keberatan.

Kamu juga bisa mengulang semua prosesnya untuk menciptakan berbagai daftar pinners yang mengontrol target berbeda dari calon marketmu.

Now it’s your turn!

Silakan mencoba metode Pinterest dan tuliskan hasilnya pada kolom komentarmu di bawah ini. Good luck!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *