Jawab.co.id – PT Semen Padang (Persero) menyebut pelaksanaan proyek Jalan Tol Trans Sumatera yang diinisiasi pemerintah beberapa tahun terakhir telah menyelamatkan perusahaan dari tekanan pandemi covid-19.

“Poinnya bisa dikatakan selama pandemi, kami bisa dikata tetap bertahan karena paling dominan kami dapat pasar (proyek dari Tol Trans Sumatera) yang bisa dikatakan memberi kontribusi ke revenue kami,” ujar Direktur Keuangan Semen Padang Tubagus M Dharury dalam acara Media Gathering di Padang, Rabu (24/11).

Sayang, ia tidak menyebut secara pasti kontribusi permintaan semen dari proyek tersebut. Yang pasti, berdasarkan informasi yang disampaikan perseroan, sampai dengan September 2020 lalu, mereka sudah memasok semen ke proyek tol tersebut sampai dengan 1 juta ton.

Namun ia memperkirakan permintaan semen dari proyek tersebut kepada perseroan akan berkurang.Pasalnya, mayoritas ruas Tol Trans Sumatera pembangunannya sudah selesai.

“Memang, di 2021 ini ada penurunan karena beberapa proyek sudah selesai. Makanya ini yang kita siapkan antisipasinya,” ungkapnya.

Antisipasi itu salah satunya dengan menggenjot kinerja ekspor. Ia menambahkan ada dua produk Semen Padang yang cukup diandalkan untuk diekspor, yaitu klinker atau semen setengah jadi dan juga semen.

Semen Padang sudah mulai menggarap pasar ekspor klinker dan semen ke Australia. “Itu upaya kita. Jadi kami tetap melakukan antisipasi supaya tidak mengalami tekanan kinerja akibat pandemi,” jelasnya.

Pihaknya optimis upaya itu akan membuahkan hasil. Apalagi, belakangan ini pandemi semakin mereda dan kinerja pertumbuhan ekonomi semakin membaik.

Source: cnn indonesia

Avatar

By admin

Your reaction

NICE
SAD
FUNNY
OMG
WTF
WOW

React with gif

Share this post on social media

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *